Derby Manchester antara Manchester City dengan tamunya Manchester United gagal menghasilkan pemenang setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di Stadion City 0f Manchester, Rabu (10/11).
Hasil ini menjadi kerugian bagi kedua tim dalam persaingan untuk menjuarai Liga Premier. Dengan 24 angka, MU masih berada di posisi dua. Sedangkan City, dua tingkat di bawahnya dengan 21 poin.
Pertarungan sengit terjadi di lini tengah sejak pertandingan dimulai. MU yang mampu mendapat peluang pertama di laga ini ketika pertandingan berjalan 21 menit.
Bek kiri Patrice Evra yang naik membantu serangan nyaris membawa MU memimpin. Namun tendangannya masih tepat mengarah ke kiper City Joe Hart.
Pada menit ke-36, mesin gol City, Carlos Tevez, hampir membobol gawang mantan klubnya ketika tendangan bebasnya memaksa kiper Edwin van der Sar bekerja keras menyelamatkan gawangnya.
Setelah jeda, pertandingan berjalan lebih menarik karena kedua tim mulai meningkatkan tempo permainan. Namun demikian disiplinnya pertahanan kedua tim membuat tak banyak peluang emas yang tercipta.
Dimitar Berbatov yang menjadi tumpuan MU di lini depan nyaris membuat publik City of Manchester terdiam di menit 57 ketika tendangan akrobatiknya mengarah kepelukan Hart.
City juga sempat mendapat peluang emas di penghujung laga. Sayangnya aksi Pablo Zabaleta masih belum mampu membuah gol sehingga skor kacamata bertahan sampai bubaran.
Kegagalan kedua tim memetik kemenangan menguntungkan Chelsea. The Blues sukses memperlebar jarak dengan MU menjadi empat angka setelah menang tipis 1-0 atas Fulham.
Gol tunggal kemenangan Chelsea dilahirkan gelandang Michael Essien pada saat laga berjalan setengah jam. Sayangnya di akhir laga Essien harus menerima kartu merah akibat melanggar Clint Dempsey. Beruntung kemenangan 1-0 ini mampu dipertahankan Chelsea.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar